Dulu nggak ada loh yang namanya hari Minggu..!!!
Sebelum thn 1960, tak pernah dijumpai nama hari yang bertuliskan Minggu selalu tertulis hari Ahad. Begitu juga penanggalan di kalender tempo dulu, masyarakat Indonesia tidak mengenal sebutan Minggu.
Jadi nama-nama hari dalam penanggalan Indonesia sejak sebelum zaman penjajahan Belanda dahulu adalah:
1. Ahad (al-Ahad = hari pertama),
2. Senin (al-Itsnayn=hari kedua),
3. Selasa (al-Tsalaatsa’ = hari ketiga)
4. Rabu (al-Arba’aa = hari keempat),
5. Kamis (al-Khamsatun = hari kelima),
6. Jum’at (al-Jumu’ah = hari keenam = hari berkumpul/berjamaah),
7. Sabtu (as-Sabat=hari ketujuh).
2. Senin (al-Itsnayn=hari kedua),
3. Selasa (al-Tsalaatsa’ = hari ketiga)
4. Rabu (al-Arba’aa = hari keempat),
5. Kamis (al-Khamsatun = hari kelima),
6. Jum’at (al-Jumu’ah = hari keenam = hari berkumpul/berjamaah),
7. Sabtu (as-Sabat=hari ketujuh).
Perubahan ini terjadi karena adanya interaksi bangsa Portugis selama kurang lebih 85 tahun (1511 M – 1596 M) dengan Nusantara, peninggalannya yang masih membekas sampai hari ini adalah dirubahnya hari Ahad menjadi Minggu pada penanggalan nasional. Minggu berasal dari bahasa Portugis dengan asal kata Domingo dalam dialek Melayu menjadi sebutan Dominggu. Akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, kemudian kata ini dieja sebagai Minggu.
Jadi, hari Minggu yang kita kenal sekarang merupakan hari Ahad kalo zaman dulunya.

Komentar